Rabu, 23 November 2022

H 1 SIT IN DAN BERDIKARI

 Rabu, 23 November 2022

Pada pertemuan pertama kali ini terdapat dua sesi dengan narasumber yang berbeda.

Sesi pertama dibawakan oleh romo Oktavianus Eka Novi Setyanta/romo novi dan sesi yang kedua oleh kak Ian (Werkudara Institute).

Di sesi pertama kita ditunjukkan sebuah kata kata yaitu "Kerja buat hidup,Hidup buat kerja". 

Pada sesi ini saya mendapatkan banyak pelajaran dan pengetahuan yang baru, diantaranya yaitu kita memerlukan skill/kemampuan untuk menghadapi masa yang akan datang.

Dijelaskan pula ajaran sosial gereja yang meliputi 5 hal yaitu:

1. Martabat manusia

2. Solidaritas

3. Subsidialitas

4. Berpihak kepada orang miskin,dan

5. Kesejahteraan umum 

Selanjutnya disini dijelaskan pula bahwa kita itu harus bekerja dengan bebas dan sadar. Dalam artian lalukanlah sesuatu bukan atas dasar orang lain.

Kesimpulan pada akhir sesi ditunjukkan untuk menjawab kata kata yang terdapat pada awal sesi bahwa pertama tama adalah kerja itu untuk manusia dan bukan manusia untuk kerja.

Memasuki sesi kedua dari Werkudara Institute, pada awal sesi kita ditunjukkan pula dengan sebuah kata kata yaitu "Menjadi terang dunia", dimana kata tersebut ternyata merupakan motto dari kak Fransiscus Ian Surja Prasetya/kak Ian.

Saya banyak belajar hal baru dari beliau terutama dalam hal menolong sesama dan menjadi terang bagi sesama.

Terdapat pula 2 ayat Alkitab menarik yang dibagikan oleh Kak Ian pada pertemuan tadi antara lain:

• (Mat 6:33) "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."

Disini kita diajak untuk memprioritaskan Allah dalam kehidupan kita.

(1 Korintus 10:31) "Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah."

Tidak jauh dari ayat sebelumnya kita disini diajak untuk melakukan sesuatu hal tersebut harus didasarkan untuk kemuliaan Tuhan.

Pada akhir pertemuan sesi ini kami diajak untuk berdiskusi dan menceritakan tentang cita cita kita kedepannya, dimana saya semakin yakin bahwa memutuskan cita cita sedari sekarang itu sangatlah penting dan kita juga harus memilih dengan bebas dan sadar serta demi kemuliaan Tuhan.



















Tidak ada komentar:

Posting Komentar